Suatu pagi, dalam perjalanan ke kampus.
Seperti biasa saya mengendarai motor untuk berangkat ke kampus seorang diri. Dalam perjalanan sering kali saya melihat kejadian-kejadian yang tidak terduga. Seperti pagi itu, saya melihat seorang anak, entah anak SMP atau SMA yang sedang membantu seorang anak TK menyeberangi jalan raya. Melihat kejadian tersebut dalam hati saya berkata, "alangkah baiknya anak tersebut, seandainya semua dapat saling peduli satu sama lain seperti apa yang dilakukan oleh anak tersebut." Terlepas dari apa hubungan antara keduanya.
Tidak berapa jauh dari tempat tersebut saya kembali melihat kejadian yang bikin saya merasa wow, tapi kali ini kejadiannya berbeda 180 derajat dari kejadian yang pertama. Saat itu saya melihat dua anak berlainan jenis yang berseragam abu-abu. Mereka berdua berboncengan mengendarai sepeda motor. Yang membuat saya kesal dengan kejadian tersebut adalah, di mana si cewek menciumi bagian belakang kepala dari si cowok. Sebenarnya tidak ada masalah kalau yang melakukannya adalah suami-istri yang sudah sah, tapi dari pakaian mereka saya yakin kalau mereka bukanlah pasutri. Terlebih lagi mereka melakukannya di tempat yang terbuka untuk umum. "Ya Allah sudah sebegitu parahkah moral penerus bangsa ini." Lalu siapa yang harus dipersalahkan?
Kejadian kedua ini hampir saja membuat saya melupakan kejadian indah yang pertama. Tapi saya sadar, apapun yang dilakukan oleh seorang anak merupakan cerminan ajaran dari orang tuanya. Meskipun bisa saja karena pengaruh pergaulan dan lingkungan sekitar. Apapun sudah saatnya untuk kita semua lebih memperhatikan dan juga lebih peduli terhadap sesamanya. Terutama bagi para pendidik dan calon pendidik.
Saya ingat perkataan salah satu dosen saya. Beliau mengatakan " Guru dibayar murah untuk memperbaiki akhlak bangsa, tapi sebaliknya artis dibayar mahal hanya untuk merusak moral."
Pilihan ada di tangan setiap orang. Jika kita peduli terhadap akhlak generasi penerus kita, maka kita harus rela untuk dibayar rendah. Tapi jika ingin sebaliknya maka jadilah artis (entertainer).
Jika boleh jujur hidup ini tidak hanya apa yang terjadi sekarang, tapi juga apa yang terjadi sesudah hidup yang sekarang.
SEKALI LAGI PILIHAN ADA DI TANGAN ANDA!!!!!
good statement mba :)
BalasHapustrimakasih Tita Maula sdh mampir dan beri komen.
Hapus